SIM jalur resmi (oleh Eky Mursalin) Bagian 3

 13) Uji Praktek:

Motor: 

key-nya: kenal motor, jaga speed & keseimbangan, hanya kaki kiri boleh turun. 

*Tes Mengerem: jalan lurus-mengerem kaki kanan-berhenti-kaki kiri turun

*Tes Zig-Zag: melewati penghalang dengan zig-zag, toleransi batasnya sangat sempit-hanya bisa pakai motor bebek yg ramping (boleh pakai motor sendiri kalau mau). Motor yg disediakan Satpas SIM: Honda Revo.

Motornya: gigi 1 super galak (kopling agak aus) potensi kita kaget dan nurunin kaki, rem belakang super pakem (potensi hilang keseimbangan saat berhenti), setir agak loos. 

Saran saya: kenalan dulu dengan motor (dikasih waktu kok), sesuaikan gigi yg dipakai. 

*Angka 8: dua kali putaran angka 8, dimulai dari arah kiri ke kanan.

Super sempit dan saran saya pakai gigi 2 supaya lebih mudah/jinak motornya. Kaki tidak boleh turun, saat rem berhenti untuk selesai hanya kaki kiri boleh turun. 

*Uji U-turn: alias putar balik di tempat sempit, jangan ragu — latihan dulu, pakai teknik counter-weight. Bodi motor miring kanan, badan kita imbangkan ke kiri. 

Selesai. 


Mobil:

*Kalau pakai mobil manual yg disediakan Satpas usahakan kenalan dulu terutama koplingnya yg sangat tinggi sekali. Kalau tidak hati2 di tes pertama sudah gagal. 

Kemudian sebelum mulai, jalan kaki dulu telusur lokasi tesnya. Terutama untuk yg tes parkir, sudah harus bisa berhitung dan perkirakan kapan membelok mundur dan membalas meluruskan mobil. Krn kesempatannya cuma 2 gerakan (mundur 1x + maju 1x untuk tes parkir paralel) dan 1x mundur untuk tes parkir ala mal. 

*Berhenti dan start di tanjakan:

  Jangan lupa pakai sabuk pengaman saat mulai (ini jebakan jg dr penguji), mobil maju kemudian membelok tajam patah balik ke tanjakan kecil. 

Di tengah2 tanjakan menjelang puncak disuruh berenti. Pasang rem tangan, gigi netral, rem kaki dilepas. 

Disuruh tunggu 5-10 detik baru kemudian jalan lagi. 

Harus hati2 jangan sampai mobil mundur, masukkan gigi-lepas kopling sampai tenaga mesin masuk, baru lepas rem tangan perlahan2. Ingat tidak boleh sampai mundur!!

*Berhenti di turunan: ngerem saja tanpa mati mesin lalu jalan lagi. 

*Parkir Pararel:

  Super sempit dan ketat, sebaiknya di awal sdh cek lokasi dan bikin hitungannya.

Waktunya lega buat kita cek lokasinya, kalau mau latihan dulu, info dr petugas: tiap hari minggu Satpas membolehkan kalau kita mau ke sana mencoba trek ujiannya.

Balik ke tes, parkir paralel hanya boleh 1x mundur + 1x maju. Sudah mesti di dalam kotak tanpa melewati patok terluar. 

Mobil sebisa mungkin tepat di tengah2.

*Parkir seri spt di mal:

Lagi2 sangat sempit dan jarak toleransi dengan batas luar hanya 4 jari tangan diukur dengan mobil Avanza milik satpas. 

Hanya boleh melakukan dengan 1x gerakan mundur. 

Saran saya: karena boleh pakai kendaraan sendiri sebaiknya latihan dan pakai mobil kecil spt Brio, Agya dsb biar lebih mudah. 

Kalau mau iseng uji nyali pakai mobil Satpas insya Allah jg bisa kok, asal kenalan dulu aja sama mobilnya 🙂




Comments